Pada Sabtu (24/3/18) lalu, di Function Room Gramedia Matraman, digelar peluncuran buku “Maitake Lebih Dari Sekadar Jamur Antikanker”. Buku ini diterbitkan atas kerjasama Trubus dengan Gramedia, dan didukung oleh Multicare.

Latar belakang diluncurkannya buku ini adalah semakin seriusnya ancaman kanker di Indonesia. Data dari Infodatin (Informasi Kementerian Kesehatan RI) menyatakan prevalensi penyakit kanker tahun 2013 adalah 14 per 10 ribu orang, atau sekitar 347 ribu penderita.

Pada kesempatan yang sama, juga diadakan seminar umum “Cerdas Menghadapi Kanker” dengan pembicara Dr. Handrawan Nadesul. Seminar ini membahas kiat-kiat cerdas seputar pencegahan kanker.

Menurut Dr. Handrawan Nadesul, kanker juga dipicu oleh gaya hidup tidak sehat dan pengaruh lingkungan selain karena faktor keturunan. “Dengan membanjirnya radikal bebas dan bahan karsinogenik yang memicu kanker, maka dukungan ekstra antioksidan dan sistem imun dari suplemen kesehatan sangat dianjurkan untuk menangkal kanker,” jelasnya.

Terapi-terapi kanker yang umumnya dilakukan dokter tidak hanya bekerja membunuh sel-sel kanker, tapi juga sel-sel tubuh yang sehat. Akibatnya, penderita kanker akan mengalami berbagai efek samping seperti sistem kekebalan tubuh menurun, kelelahan, rambut rontok, mual dan muntah, nyeri, hingga perubahan di kulit dan kuku.

“Untuk mengurangi efek samping selama terapi kanker, bisa digunakan terapi pendamping. Salah satunya dengan mengonsumsi suplemen jamur maitake,” jelas dr. Rony Wijaya, Medical Marketing PT. Indocare Citrapasific, yang menjadi salah satu pembicara seminar.

Di Indonesia, manfaat ekstrak maitake produksi Yukiguni dapat diperoleh melalui Vitacare Maitake Pro dari Multicare. Produk ini mengandung bubuk maitake dan intisari maitake (Maitake D-Fraction), sehingga memiliki potensi kesehatan yang optimal.